TajaStrategi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Atasi Masalah Minyak Goreng

Strategi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Atasi Masalah Minyak Goreng

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/06/Zulkifli-Hasan-768x432.jpg
Kompas

Ilustrasi minyak goreng curah.

Masalah minyak goreng masih menjadi sorotan dan salah satu prioritas Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam waktu dekat adalah agar harga minyak goreng Rp 14.000 per liter bisa dinikmati masyarakat.

Terkait hal itu, Menteri Perdagangan sudah mempersiapkan strategi memantau harga minyak goreng menggunakan Simirah (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah).

Selain itu, ada pula dua aplikasi PUJLE (Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran) yaitu PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan aplikasi Warung Pintar dan PT Indomarco Adi Prima dengan aplikasi Gurih Pasar Curah.

Menurut Menteri Perdagangan, pihaknya terus membenahi dan mencari cara agar bagaimana minyak goreng dapat sampai ke tempat yang dekat dengan konsumen., “Sekarang kita benahi dan saya percaya dua minggu ini selesai,” ujar Zulkifli Hasan, Selasa (21/6/2022).

Untuk mengantisipasi dan mengatasi masalah yang mungkin timbul, Menteri Perdagangan mengatakan, pihaknya telah membuat crisis center berupa task force. “Task force ini setiap hari memonitor, apakah minyak sudah sampai. Kalau sudah sampai, apakah harganya Rp 14 ribu?” terang Zulkifli.

Ia menambahkan, jika ada masalah, dapat segera dilaporkan dan pihaknya bisa merespons dengan cepat. “Hari itu juga bisa diatasi,” ujarnya.

Strategi lain yang dilakukan adalah dengan menggunakan kemasan sederhana. “Jadi saya serbu dengan dua cara ini,” tuturnya.

Menteri Perdagangan optimistis, dengan dua strategi yang digunakan, problem minyak goreng di masyarakat dapat teratasi dalam waktu singkat. Pihaknya menargetkan, persoalan dapat diatasi dalam dua minggu ke depan, terhitung sejak Senin (20/6).