TajaMenyimak Tirtonadi Dulu dan Sekarang

Menyimak Tirtonadi Dulu dan Sekarang

Bagi Anda yang pernah berkunjung ke kota Solo menggunakan bus, pasti pangling dengan wajah Terminal Tirtonadi saat ini. Tak lagi sebagai naik turunnya penumpang semata, Terminal Tirtonadi kini juga berfungsi sebagai pusat kreasi dan pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di Solo dan sekitarnya.

Semalam, Sabtu (8/1/2022), telah digelar konser musik dan pertunjukkan seni secara live streaming bertajuk “Di Tirtonadi, Berbuat untuk Seni Budaya Solo”. Pertunjukan konser musik yang menghadirkan penyanyi Tulus dan seniman Sardono W Kusumo atau biasa disapa Mas Don ini digelar di Tirtonadi Hall yang berada di lantai 2 (dua) Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Solo dengan dihadiri Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/01/0801-kemenhub-1-768x412.jpg

 

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/01/0801-kemenhub-2-768x412.jpg

Bukan sekadar gelaran pertunjukan seni semata, melalui acara ini ingin diperkenalkan sebuah konsep yang tidak biasa kepada masyarakat. Bahwa Terminal Tirtonadi kini tidak hanya sekadar terminal biasa, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kreasi dan pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat di Solo dan sekitarnya.

Dalam acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan bisa disaksikan secara live streaming melalui akun Youtube Kompas TV ini terungkap betapa Tirtonadi sudah bertransformasi menjadi jauh lebih baik dan berdaya guna maksimal. Dalam acara yang merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perhubungan dengan Kompas dan para pegiat seni di kota Solo ini terungkap pula tempat yang legendaris ini memberikan banyak hal positif bagi masyarakat, khususnya warga kota Solo.

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/01/0801-budi_taja-1-768x412.jpg

 

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/01/0801-gibran-taja-1-768x412.jpg

Hal ini diamini Gibran yang mengakui bahwa Tirtonadi kini menjadi public space yang baru bagi warga Solo. Sudah menjadi tempat yang luar biasa. Bukan hanya sebagai terminal, tetapi juga terdapat foodcourt dan convention hall. Bahkan digelar juga berbagai kegiatan mulai dari Festival Keroncong Solo hingga Rock in Solo.

Seniman Sardono Waluyo Kusumo yang biasa disapa Mas Don sempat juga menceritakan sepenggal kisah Tirtonadi yang menjadi sarana pendidikan dan sumber inspirasi di segala bidang. Mas Don menambahkan Tirtonadi masa kini bukan hanya menjadi sumber inspirasi, tetapi juga tempat mengekspresikan anak-anak muda zaman sekarang.

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/01/0801-sardono_taja-1-768x412.jpg

Boleh dibilang pertunjukan yang digelar semalam menjadi kick off atau awal dari kegiatan serupa yang akan dilakukan secara rutin ke depannya di Terminal Tirtonadi. Dengan adanya penambahan fungsi terminal, diharapkan semakin banyak masyarakat dari berbagai kalangan dan anak muda hingga orang tua, dan para penikmat seni yang datang ke terminal.

Terminal Tipe A ini dikelola oleh Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub dan telah dilakukan revitalisasi. Setelah dilakukan revitalisasi, kini Terminal Tirtonadi memiliki berbagai fungsi lainnya selain menjadi simpul transportasi yakni memiliki function hall (untuk pameran atau resepsi pernikahan), sport center, food court, dan pusat kesenian.

Terminal Tirtonadi memiliki letak yang strategis di pusat kota Solo dan telah terintegrasi dengan Stasiun KA Solo Balapan dan Bandara Adi Sumarmo Terminal yang berada di lahan seluas 5 hektar ini menjadi contoh untuk pengembangan terminal-terminal lainnya di sejumlah wilayah di Indonesia. [AYA]

Memuat data...
Artikel ini merupakan kerja sama harian Kompas dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.